Baru setelah tinggal di Amrik selama 4 tahun (tanpa pernah pulang sama sekali), Aku menyadari mengapa Indonesia dijajah bangsa asing selama lebih dari 350 tahun (hahaha ;) …). Kalo dulu belajar dari buku2 Sejarah dan IPS, penjajah kita itu (30% nenek moyangku) menjajah kita karena rempah-rempahnya. No wonder! setelah 4 tahun jauh dari Indo, aku bisa merasakan betapa memang masakan khas Indo itu kaya dengan citarasa sangat wah. Ternyata hal itu yang dicari oleh si penjajah! Walau di sono ada juga resto Indo dan asia tenggara lainnya, tapi rasanya tetep aza kurang (mungkin kurang debu jalanan dan keringat si abang-abang yang masaknya ga sama asin hihihih….)

Kalo bangsa asing, terutama bule-bule, mereka masaknya sangat simple banget. Entah itu cuma di-panggang aza atau di goreng. Bahkan tekhnik pengukusan jarang mereka gunakan (makanya kalo ngeliat pepes atau dimsum, mereka udah gimana gitu heheheh…). Aku ingat ada teman bule yg sebegitu bangganya sudah bisa membuat Rosemary chicken (ayam panggang yang di-sprinkle daun-daun rosemary yg harum), karena bagi mereka, mampu memanggang dengan kematangan yang tepat itu sudah jago banget. Padahal mereka ga tau kalo di Indo tuh ada yang namanya Ayam Bumbu Rujak, Ayam Tulang Lunak, Ayam Taliwang, Ayam Kalasan, Ayam Kuluyuk, Ayam Kodok, Ayam Goreng Kuning, Ayam Garam Asam… ayam… ayam ….wuah pokoknya berbagai macam ayam. Kembali ke Ayam Bumbu Rujak aza mereka akan terpesona!

Ga bakalan habis kalo aku mau ngebahas makanan disini hehehehe…

Back to the topic, yang paling khas menurutku adalah Peanut Saucenya Indo, alias Bumbu Kacang atau Bumbunya Sate dan pecel. Thailand dan Vietnam jg punya peanut sauce, tapi yach kalah sih dengan Peanut saucenya kita yang kental, gurih dan bertekstur (Bener ga?). Apalagi peanut saucenya bumbu sate, wah si “satay” atau si “kebab” Indo ini emang rajanya deh. Lagi-lagi, kebab di negara asing hanyalah daging yang ditusuk dan dipanggang dan disprinkle lada atau garam dan sedikit rempah-rempah lainnya (parsley misalnya)….

Sebenarnya ga adil untuk cuma membahas peanut sauce disini, tapi untuk membahas curry-nya Indonesia alias rendang, dilain waktu aja ya :)

See, our country is actually good at something lho…. cuma gimana caranya aza dipromosikan dengan aktif seperti  negeri jiran yang selalu aja mempromosikan makanan dan pariwisata mereka yang jauh dari enak dan indahnya dari kita! Kita punya 5 pulau besar dan ribuan pulau kecil dengan berbagai macam suku, ga akan habis deh dipromosiin.

Sebagai contoh sate aza lagi dech. Ada sate bumbu kacang, ada sate bumbu kecap, ada sate saus padang.

Nah kalau di Jakarta, tempat makan sate yang paling sering aku kunjungi adalah di Jl. Sambas, Jakarta Selatan alias Sate Sambas, yang kedua adalah Sate Santa di Jalan Santa, Jakarta Selatan lagi (ayo posting daerah2 lainnya buat info-info sate enak). Tapi kalo di kampung halamanku, satenya beda lagi. Ada kuahnya dan dikasih mentimun. Biasanya aku beli disebelah rumah, sama abang langganan kalo ga di jalan P. Antasari, Pontianak. Kayak gini nich kira-kira:

img218.jpg

Duh, jadi pengen chillin` sambil makan sate sore-sore deh……