“Saya tidak pernah mempertanyakan apa yang Tuhan lakukan atau tidak lakukan ketika saya menjadi seorang tahanan di Auschwitz.

Meskipun, tentu saja, saya mengerti tahanan yang lain melakukannya…

Saya tidak menjadi kurang religius atau lebih religius karena apa yang dilakukan oleh Nazi pada kami; dan saya percaya bahwa kepercayaan saya pada Tuhan tidak dirongrong samasekali.

Saya tidak pernah mengaitkan malapetaka yang menimpa kami dengan Tuhan, menyalahkan Dia atau menjadi kurang percaya, atau bahkan tidak percaya samasekali pada Tuhan karena Dia tidak datang menolong kami.

Tuhan tidak berutang seperti itu atau utang lainnya kepada kami.

Kami berutang kehidupan kepadaNya.

Jika seseorang percaya bahwa Tuhan bertanggung jawab atas kematian enam juta orang karena Dia tidak melakukan sesuatu untuk menyelamatkan mereka, ia harus mengubah pikirannya.

Kita berhutang kehidupan kepada Tuhan, karena beberapa tahun yang sudah kita jalani dan kita memiliki tugas untuk menyembah Dia dan melakukan perintahNya.

Itulah alasan mengapa kita dibawah bumi ini, ….

untuk melayani uhan dan menerima tawaran Tuhan.”

(by Brener, taken from “The Faith and Doubt of Holocaust Survivors)

…. karena Tuhan Adalah Yang maha Segalanya….

Mengapa pernah kita ragu…..